Tuesday, June 23, 2015

Kembali menulis..

Berbulan-bulan lamanya dari postingan terakhir saya, akhirnya saya menulis lagi. Entahlah ini masih bisa disebut tulisan atau kumpulan curhatan, terserah saja, yang penting saya menyukainya, saya bahagia. Beberapa kali saya sempat membuat alamat blog yang baru, dengan alasan ingin memulai "cerita-cerita hidup" yang baru didalam blog yang baru namun rasanya sayang ingin meninggalkan sekian banyak cerita hidup di blog ini. Cerita hidup yang ditulis dan tidak selamanya terposting, hanya memenuhi bagian draft. Cerita hidup yang ditulis dan menjadi kenangan, memunculkan senyum atau perasaan bodoh didada nantinya.
2 tahun lamanya dari postingan terakhir saya, kehidupan punya begitu banyak kejutan untuk saya. Memang tak selamanya indah, namun saya tak banyak mengingat bagian sedihnya. Yang terasa hanya cerita penuh bahagia. Mungkin itu yang membuat saya tak banyak menulis. Karena kebahagiaan membuat saya kehilangan kata-kata, tak tau akan menulis apa, hanya rasa bahagia. Dan mungkin waktu untuk menulis yang tdak ada karena saya begitu sibuk menikmati cerita-cerita bahagia saya.
Dari postingan terakhir saya (11 Juni 2013), dan jika dirunut kebelakang, begitu banyak cerita sedih khas anak muda "bertebaran" disana, hehe. Dari postingan terakhir saya (11 Juni 2013) beberapa minggu setelah itu saya mengenal seorang lelaki yang menjadi ayah untuk anak perempuan saya saat ini. Mungkin dialah alasan terbesar saya begitu menikmati kebahagiaan saya dan "lupa" untuk menulis lagi. Namun dia pula yang menjadi pendukung terbesar (atau mungkin cuma satu-satunya, haha) untuk kembali menulis.
Ahh, bahagia itu sederhana yaa..

Tuesday, June 11, 2013

When you fall in love with Allah there is no better feeling.@MuslimahCerdas

Ya Allah, Engkau dimana?
AlQur'an-Mu berkata Kau sangat dekat, bahkan lebih dekat dibanding urat nadiku..
Apakah Kau bersamaku sekarang??
AlQur'an-Mu pun berkata, Kau selalu bersamaku..
Tak mampukah tanganku menggapai peluk-Mu?
Tak sanggupkah hatiku merasakan cinta-Mu?
Maafkan aku Ya Allah, aku masih begitu sulit memahami cinta-Mu..
Dunia ternyata masih begitu indahnya dimataku..
Aku masih berjuang "menemukan-Mu"
Aku selalu memimpikan surga-Mu, Ya Allah..
Mudahkanlah segalanya untukku..

Wednesday, May 29, 2013

I only wait..

My days after you left,,
..
..
..
I'm still working 7 day a week, even harder
Just to make sure my life continues with kindly thing..

I'm still learning how to be a good woman, read everybook that bracing my spirit up
Doing every positive thing that I can do
It's simply enough to make me smile

I cry, yes, I still cry sometimes,
When everything I do to ignoring you whom always fulfilled my head with, still doesn't work

I'm shuting up my mouth from everyone who ask,
I still believe that you will always stay, you will always there where my heart find her mate someday..
'Coz I've told you to stay not for a moment, I need you for a thousand years, did you remember?

But I cann't set the destiny..
So, I'm still praying, I'm praying 7 times a day, even more
I pray in every 'shalah', I pray everytime I go to sleep, and after..
I pray
I pray to Him whom whatsoever is in the heavens and on the earth glorifies to Him, and He is the All-Mighty, the All-Wise,
To keep this feeling is always tied to us if we'll better together,,
or just make it lost if we'd better to be apart..

I stop to say 'I miss you'..
'Cause I know, I only make another mistakes..

I only wait..

Thursday, April 18, 2013

What is the best part of "praying"? You are hoping without preparing your self to be disappointed.. God will always accede your prayer in the right time, on the right place, only for your best.. (Ismiana - 180413)

Friday, April 12, 2013

Adakah ?

Ketika aku memberi jarak
Akankah ada yang hilang?
Akankah ada yang terasa tidak nyaman?
Akankah ada wajah muram?

Ketika aku berlagak tak peduli?
Tak mengucap sayang lagi setiap hari
Bahkan tak menyapamu setiap pagi
Adakah yang hilang?
Adakah yang terasa tidak nyaman?
Adakah wajah muram?

Ketika aku pergi
Tak tau sampai nanti
Mungkin tak kembali
Akankah ada yang hilang?
Akankah ada yang terasa tidak nyaman?
Akankah ada wajah muram?

Akankah ada hati yang ketakutan?


Katanya..

Apa alasannya?
Ketika dua orang yang katanya saling cinta
Akhirnya berpisah juga,

Katanya, "alasan lelaki"
Katanya, "perasaan tertekan"
Katanya,
Katanya,

Apa ada alasan yang lebih besar dari cinta?
Apa ada perpisahan jika masih cinta?
Apa cinta cuma "katanya"..

(Nipah, 11/04/2013)

Pulanglah..

Waktu berjalan lambat bagi mereka yang menunggu,
Diluar sana, mendung terasa begitu menyesakkan hati

Ketika raga telah lelah terdiam
Jiwa telah letih berharap
Aku berbisik kepada hatiku sendiri,
Sudahlah..
Pulanglah..
Pelangi tak akan muncul sore ini..

Pulanglah..
Tenanglah..
Pelangi mungkin akan muncul esok hari..

Tenanglah..
Bersabarlah..
Tuhan tau apa yang terindah bagi hidupmu nanti..

(Montong, 10/04/2013)

Tuesday, March 19, 2013

Ya Allah..

Aku yang telah lama jauh dariMu..
MengingatMu ketika dunia tak henti menghujamku
MencariMu hanya saat orang-orang tak lagi memperdulikanku

Aku bingung
Aku lelah
Aku ingin mengadu kepadaMu
Aku ingin menangis dipelukMu
Aku sudah lelah..

Dekap aku Tuhan,
Maafkan aku..

Saturday, December 8, 2012

"Stupid is, when you send a message and hope for the reply eventough you exactly know the reply message won't come.."

Saturday, November 17, 2012

Do I have to go far away ?!! Just to make sure, am I important to you?

Do I have to remind you to stay ?!! Stay here with me, not just for a while, I need you for a hundred years.

Aku mohon, bacalah..


Apa yang salah denganku? Apa yang salah denganmu? Apa yang salah dengan kita?

Aku bingung, dihari-hari kita tak ada lagi tawa bahagia, tak ada lagi keluh cemburu, tak ada lagi tanya perduli, tak ada lagi cerita antusias, apalagi rasa yang menggebu-gebu. Semuanya hilang, entah kemana.

Aku bingung, sekarang berbicara denganmu jadi hal yang sulit, bercerita denganmu tak segamblang dulu, mengobrolpun butuh kata-kata terpilih, tak sembarangan, takut menyinggung atau membuat kesal.

Aku bingung, ketika mempedulikanmu menurutmu mengganggu, ketika keinginan untuk bertemu membebanimu, ketika menanyakan masalahmu malah memperberat pikiranmu.

Aku bingung, apa salahku, beribu kali bertanya, aku harap akan memperbaiki semuanya,  tapi tak pernah sedikitpun ada jawabannya. Aku bingung, apa sikapku yang keliru, beribu kali aku bertanya, berharap mencegahmu jadi tak suka, namun tak pernah sedikitpun ada penjelasannya.

Aku bingung harus bagaimana lagi aku berusaha, bagaimana lagi menyampaikannya, bagaimana lagi mencari solusinya.

Aku bingung. Coba belajarlah jadi aku, belajarlah memposisikan diri dalam posisiku.

Aku bukan cenayang, aku bukan paranormal, yang bisa mengerti diammu.
Aku bukan cenayang, aku bukan paranormal, yang bisa langsung memahami sikapmu tanpa penjelasan.

Aku masih cintamu, bukan? Aku bisa jadi pendengar yang baik, aku juga teman yang setia, aku pendukung dalam setiap doa, aku bisa menjaga rahasia, aku mampu jadi gudang sampah tempat bercerita.

Aku bingung..
Berbagilah denganku..

Aku mohon, bicaralah denganku..
Apa yang salah denganku? Apa yang salah denganmu? Apa yang salah dengan kita?

Friday, November 9, 2012

Selamat pagi.

Bagiku waktu selalu pagi. Diantara potongan dua puluh empat jam sehari, bagiku pagi adalah waktu paling indah. Ketika janji-janji baru muncul seiring embun menggelayut di ujung dedaunan. Ketika harapan-harapan baru merekah bersama kabut yang mengambang di persawahan hingga nun jauh di kaki pegunungan.

Pagi, berarti satu hari yang melelahkan telah terlampaui lagi. Pagi, berarti satu malam dengan mimpi-mimpi yang menyesakkan terlewati lagi; malam-malam panjang, gerakan tubuh resah, kerinduan, dan helaan nafas tertahan.

(Tere Liye, Sunset Bersama Rosie)
"Cinta bukan sekedar soal memaafkan. Cinta juga bukan sekedar soal menerima apa adanya. Cinta adalah harga diri. Cinta adalah rasionalitas yang sempurna." (Tere Liye, Sepotong Hati yang Baru)

Saturday, November 3, 2012

Dan lagi,

Tatapanku kembali tak berwarna, beberapa terlihat namun beberapa saat kembali lenyap..
Fissura palpebra terasa lebih sempit dari biasa
Badanku terasa panas, terkulai lemas
Tak ada tenaga, dan akupun serasa tak ingin melakukan apa-apa
Kepalaku berat, didalamnya terasa padat menyesakkan
Dadaku panas, rasanya tak nyaman, seperti tertindih benda berat, akibat gas lambung yang berlebihan karena tak pernah masuk makanan atau jantungku yang berdenyut lebih cepat karena ketakutan

Aku takut,
Tak pernah sepucat ini..
Aku lemah,
Tak pernah sekacau ini..
Aku jatuh,
Tak pernah sehancur ini..

Rasanya ingin membentur-benturkan kepala hingga berdarah
Berharap semua kenangan musnah
Atau minum parasetamol 6 gram
Agar akulah yang jadi kenangan
Tapi aku ingat, aku masih punya iman
Aku masih punya Tuhan..

Tuhan,
Apakah aku lupa berterimakasih sehingga Kau mengganti bahagiaku dengan sedih??
Atau aku telah banyak berbuat salah sehingga Kau ingatkan dengan marah??


Aku kembalikan pada-Mu, aku minta ketenanganku..

Friday, October 26, 2012

"Don't you remember? you always teach me how to smile when I cry inside? ~ Don't you remember? you always said that I'm the strongest woman that u've ever seen? ~ But now, I need you.."

Thursday, October 25, 2012

Dan pada hujan pelangiku 'kan datang..

Pada angin yang lemah berhembus, aku ceritakan kerinduanku.
Rasanya malu untuk terus mengatakannya, betapa aku menunggunya setiap malam, setiap terang.
Salahkah?
Aku tak lagi menginginkan perasaan ini untuk datang, tetapi juga tak sanggup aku larang.
Sembari menghela nafas karena dada yang terasa sesak, membiarkan angin bergerak menerbangkan seluruhnya, seandainya bisa, perasaanku juga.
Aku sudah tidak mampu memikulnya, perasaan yang aku rasa sia-sia, rindu yang tak berharga.
Dan sepertinya terlalu berdosa untuk mengharapkan balasannya.

Pada malam aku berbagi kesepianku.
Ketika gelap memenuhi sisi kamarku.
Sunyi senyap, tak aku ijinkan ada suara.
Aku hanya ingin mencari sedikit ketenanganku yang sekian lama telah terenggut perasaanku.
Ternyata ketenangan begitu mahal sekarang, tak pernah mudah untuk menikmatinya seperti dahulu.
Mata yang kupaksa terpejam, dengan harapan dalam tidur semua akan hilang.
Namun semuanya pun hanya sia-sia, dan aku rasa nantinya akan terbiasa.

Dan pada hujan aku teteskan airmata kesedihanku.
Membiarkan semuanya mengalir, terhapus oleh hujan.
Akan ada waktunya aku bosan dengan airmata, akan ada masanya aku lelah menangisi semua.
Sang bijak selalu berkata bahwa hujan adalah sang pembawa kabar, sebentar lagi pelangi akan datang.
Aku ingin percaya, sebentar lagi pelangi akan datang.
Aku ingin percaya, sebentar lagi pelangi akan datang.

Tuesday, October 23, 2012

"Jika saat ini kamu sedang berada dalam kesulitan, terpuruk, dan tertekan.. Yakinlah bahwa saat bahagiamu sudah dekat.." (seniorquote)

Saturday, October 13, 2012

Senggigi, 13 Oktober 2012

Aku yang akan tetap sayang kamu..
Yang suka datang tiba-tiba, lalu tersenyum seperti tak ada apa-apa
Aku yang akan tetap sayang kamu..
Yang mengajakku menyusuri jalan malam itu, kemanapun bahagia asal bersamamu
Aku yang akan tetap sayang kamu..
Yang suka aku pandangi diam-diam, dan selalu saja ketauan ;p
Aku yang akan tetap sayang kamu..
Yang slalu menjagaku, menyediakan lengan untukku, bahkan tak malu mengambilkan tissue untukku
Aku yang akan tetap sayang kamu..
Yang sepanjang jalan bernyanyi "akhirnya ku menemukanmu", yang diam-diam aku dengarkan dengan damai, lagu yang aku anggap kau nyanyikan untukku.. :D

Aku yang akan tetap sayang kamu..

Aku yang akan tetap sayang kamu,
yang juga akan tetap sayang aku..
Jangan berubah yaa.. :))
I love you..

Saturday, October 6, 2012

Pergilah, sayang...


Jika bertemu denganku tak menjadi kebutuhan
Jika berbicara denganku tak menjadi kesenangan
Jika berbagi denganku tak mengurangi beban
Jika tertawa bersama tak menjadi keinginan
Jika tangisku hanyalah gangguan
Jika diamku malah jadi ketenangan

Pergilah...

Aku 'kan tetap disini
menanti cinta

Yang di setiap pertemuan adalah kebutuhan
Yang di setiap obrolan ada kesenangan
Berbagi denganku telah mengurangi separuh beban
Dalam setiap tawa adalah impian
Tangisku yang tumpah membuat sadar bahwa itu tak akan terulang
dan, diamku adalah kesedihan..

Pergilah...
Pergilah, sayang...